Selasa, 11 Agustus 2009

BLACKBERRY 2 JUTAAN SEGERA HADIR



Yang pengin banget nggenggam Blackberry tapi dompet pas-pasan mungkin agak lega, karena (mungkin) sebentar lagi akan tersedia paket Blacberry 'terjangkau' (kok masih pakai tanda kutip..?).

PT Indosat Tbk tengah bersiap meluncurkan BlackBerry dengan kisaran harga Rp 2 jutaan per unit, jauh lebih murah dari harga BlackBerry saat ini yang minimal Rp 5 juta per unit. Indosat, menurut Guntur Siboro-Direktur Pemasaran Indosat, akan mematok harga paket BlackBerry Rp 2 juta untuk memperluas pasar. "Dalam waktu dekat akan kami luncurkan di Indonesia," ucapnya (21/6 - tekno.kompas.com).

Dia menandaskan bahwa varian BlackBerry tersebut sengaja dihadirkan untuk membidik pasar menengah bawah, walaupun belum jelas jenis paket layanan dan gambaran teknis lainnya serta belum memastikan kapan varian tersebut bakal dipasarkan di Indonesia. "Tunggu saja tanggal mainnya," cetus Guntur.

Operator lainnya XL, PT Excelcomindo Pratama (XL), separtinya juga tidak mau ketinggalan untuk mengambil bagian dalam peredaran BlackBerry tersebut.

"Sebenarnya kami sudah siap untuk melakukan kegiatan promosi untuk memasarkan Gemini," ujar Handono Warih, BlackBerry and 3G Broadband Manager, Enterprise and Carrier, Excelcomindo Pratama, Rabu 22 Juli 2009 (teknologi.vivanews.com).

Menurutnya, XL masih belum mendapatkan jadwal waktu dari RIM tentang kapan Gemini bakal dirilis. "Kami mengharapkan untuk bisa menjadi operator pertama yang menyediakan BlackBerry Gemini," kata Warih.

Sebenarnya, ia menerangkan, sedianya RIM sudah menjadwalkan untuk merilis secara resmi produk ini di Indonesia, pada bulan Juli. Namun, karena pemerintah menuntut RIM untuk segera menyediakan kantor layanan purna jual di Indonesia, rencana ini menjadi terkatung-katung dan molor dari jadwal.

Handset BlackBerry anyar yang paling dekat menyapa pengguna tanah air kemungkinan besar adalah BlackBerry Gemini alias BlackBerry 9300. BlackBerry Gemini ini adalah handset yang ditujukan bagi pasar mid-level. Fiturnya pun hanya standar seperti IM, SMS, MMS dan beberapa fitur jejaring sosial seperti Facebook dan MySpace. Selain itu pengguna juga bisa menikmati musik serta bermain game.

Mungkin dengan harga yang ditawarkan masih ada yang belum menjangkaunya. Kalangan kelas bawah sepertinya masih jauh dari kemampuan untuk untuk menggenggam BlackBery. Juga dari segi manfaat, kalangan low-end juga belum begitu memerlukannya. Tetapi bagi yang berdompet tipis dan ingin bergaya BlackBerry tidak perlu kuatir, tersedia produk lokal terjangkau, yang menampilkan gaya tersebut Secara fisik, Nexian NX-G900, ponsel bergaya BalckBerry tersebut, memang bergaya telepon pintar berlayar lebar dan berdimensi besar.

Nexian NX-G900, yang juga dijuluki NexianBerry, memiliki kemampuan untuk mendukung chatting dan akses ke Facebook. Ponsel ini didukung dengan koneksi GPRS, seperti yang diungkapkan Martono Jaya Kusuma, Presiden Direktur Metrotech. Selaku distributor Nexian, mengatakan produk ini menjadi bukti bahwa Nexian merupakan pelopor ponsel bermerek lokal yang menyuguhkan tawaran layanan Facebook dan chatting dengan harga yang terjangkau. Koneksi GPRS XL sudah plug and play, dan sudah diset sebagai default . Sehingga pelanggan dimudahkan untuk mengakses internet via WAP."

Excelkomindo Pratama Tbk, (XL) regional Jabodetabek meluncurkan ponsel tersebut secara bundling dual on GSM bersama Nexian pada sekitar tanggal 1 Mei lalu.dengan banderol sekitar 999 ribu.

Silahkan, tinggal pilih menggunakan harga terjangkau atau yang harganya 'terjangkau' dengan kemapuan yang tentunya berbeda. Orang jawa bilang "rega nggawa rupa" yang intinya harga menentukan kualitas.

Senin, 10 Agustus 2009

TINDAKAN NOORDIN M. TOP: Pelajaran Berharga

Berita penggerebekan Noordin M Top cukup menyita perhatian semua pihak. Dipasar orang-orang tak lepas dari pembicaraan NMT (disingkat gitu aja ah..), di kantor-kantor, di sekolah, bahkan juga ibu-ibu yang lagi duduk-duduk sambil cari kutu.
Memang banyak yang memandang miring orang-orang yang mau mengikuti ajakan NMT. Tidak sedikit orang yang menyumpahi tindakan para pengikut NMT. Menyayangkan aktifitas mereka yang dipandang sebagai tindakan brutal, tidak berperikemanusiaan dan tuding buruk lainnya.
Tidak jarang juga orang yang memberikan simpati pada mereka, bahkan penghormatan atas keberanian maju menjadi martir. Adapula yang memanjatkan doa, atas apa yang dilakukan mereka memperoleh ridha-Nya dan membuka mata hati dunia.
Memang kalau sangat kontras kedua pihak yang digambarkan diatas..tapi memang begitu adanya.
Mereka masing-masing punya alasan mengapa keluar tanggapan seperti itu.
Yang memandang miring, mereka memandang dari segi nilai-nilai kemanusiaan, humanisme, atau universalisme. Tindakan brutal yang memakan korban sembarangan. Orang yang tidak tahu apa-apa ikut menjadi korban. Pemboman di JW Marriot dan Ritz Charlton baru-baru ini, bahkan ada yang menjadi korban dua kali (karena pemboman yang terdahulu korban juga bekerja disitu..)
Yang simpati, mereka mendasarkan pada keadaan Negeri ini yang sudah demikian jahil-nya. Korupsi menjalar kemana-mana bagai penyakit kanker pada stadium akhir. Kapitalisme barat yang sudah menjerat sedemikian kuat bangsa ini, sehingga tidak bisa berbuat banyak bahkan tidak punya kewibawaan dimuka bumi. Menjadi layak jika kemudian muncul gerakan radikal yang mencoba memberikan perlawanan terhadap keadaan.
Apapun tanggapan yang muncul dari setiap warga yang jelas kejadian-kejadian serangan bom bunuh diri yang terjadi merupakan pelajaran bagi bangsa ini. Dapatkan bangsa ini sembuh dari penyakit Kanker (korup) stadium akhir. Mampukah bangsa ini lepas dari jeratan Kapitalisme Barat, sehingga memiliki kewibawaan. Sehingga Negara ini dapat memakmurkan rakyatnya yang nantinya tidak akan ada (atau paling tidak, tidak ada lagi hal yang memancing) keinginan untuk melakukan perlawanan?

Minggu, 09 Agustus 2009

NOORDIN M. TOP: Belum Tewas?

Sebagian masyarakat boleh lega dengan adanya kabar tewasnya Noordin M. Top. Mungkin ada juga yang was-was, setelah tewasnya M. Top apakah sudah bener-benar selesai. Boleh jadi, sebagian malah meragukan tewasnya M. Top. Wah, jelas belum selesai nih.

Pengamat Teroris Negara Islam Indonesia (NII), Al Chaidar menyatakan (TEMPO Interaktif, Jakarta), yakin bahwa yang ditembak Tim Densus 88 Antiteror, di Desa Beji, Temanggung, Jawa Tengah pada siang tadi (8/8) bukanlah buron teroris nomor satu, Noordin M. Top. (waduhh...!)

Berbagai argumen dikemukakan oleh Al Chaidar untuk menyakinkan bahwa yang tertembak bukanlah Noordin M. Top., seperti kebiasaan menentukan tempat persembunyian.
Noordin M. Top tak akan menggunakan daerah yang telah disterilkan polisi untuk tempat sembunyi. Noordin juga tidak pernah sendirian di tempat persembunyian dan dia tak akan melepas bom rompinya.

Keraguan terhadap tewasnya Noordin M. Top juga dikemukakan oleh Kepala Centre for Violence and Terrorism Singapura, Rohan Gunaratna yang telah membuat pernyataan mengejutkan.

Gunaratna menegaskan jasad itu bukan Noordin M Top. ”Dia (Noordin) belum tewas, sesungguhnya tes DNA membuktikan jasad yang ditemukan bukan Noordin Mohammed Top,” kata Rohan Gunaratna seperti dilansir Aljazeera.net, Sabtu (8/8).

Kendati demikian, berdasarkan laporan dari hasil investigasi, Noordin akan segera tertangkap. ”Tetapi kemungkinan besar dia akan tertangkap dalam beberapa hari ke depan,” kata Gunaratna.

Makin Ragu Bukan hanya Gunaratna, sejumlah pengamat intelijen dan teroris meragukan jasad itu adalah Noordin. Direktur International Crisis Group (ICG) Sidney Jones pun menduga kemungkinan besar jenazah itu bukan Noordin. ”Saya kira kemungkinan besar itu bukan dia (Noordin-Red). Bukannya saya yakin itu bukan dia, tetapi kemungkinan besar bukan,” kata Sidney Jones. (Suara Merdeka, 10 Agustus 2009)

Kalau begitu tentu masyarakat belum jadi tuntas leganya, mungkin malah menjadi ragu bahkan semakin yakin Nurdin M. Top masih berkeliaran disekitar mereka. Dan muncul berbagai pertanyaan bagaimana bisa terjadi, bagaimana kualitas badan intelejen kita, bagaimana kekuatan keamanan kita, moga-moga tidak sampai ... yaaah, Amien..

Jumat, 07 Agustus 2009

PELAJARAN DARI "MBAH SURIP"


Masih lekat di benak masyarakat lagu-lagu ciptaan Mbah Surip, juga gaya tertawanya yang lepas.
baru saja karya-karyanya meledak dikhlayak Indonesia, kabar meninggalnya menyetak. Apa daya, Tuhan telah memanggilnya.
Beberapa media mencatat kekayaan terakhir Mbah Surip, sekitar 82 milyar, tetapi terdengar kabar pula, kehidupan mbah surip masih sangat sederhana. Ada yang bilang memang gaya mbah Surip memang orang yang sederhana, bersahaja dan apa adanya.
Kabar terbaru menyebutkan, ternyata sebagian kontrak mbah Surip tidak jelas (waduuh..!). Berarti kemungkinan besar aset mbah Surip yang selama ini dikabarkan juga ndak jelas.. ya mungkin..lha yang jelas saja bisa jadi ndak jelas kalo masih disekitar sini ( diartikan sendiri ya..)
Apa lagi orang yang lugu, cuek, nrimo-an, dan mudah percayaan seperti mbah Surip.
Ya...mang begitu, yang terjadi saat ini, banyak orang yang mencari kesempatan untuk sejahtera diatas penderitaan yang lain. Orang yang 'bodoh' dibodohi orang lain, atau banyak orang pinter minteri orang lain.
Kok tega ya..? Ya tega, kan sudah diniati begitu. Semua cara halal menurut mereka selagi ada kesempatan. Aset negara saja bisa diembat, apalagi hanya kekayaan orang yang (dianggap) ndak penting.
Kasihan juga mbah Surip kalau itu benar-benar terjadi, walaupun dia sudah tidak mempermasalahkan..atau mungkin ada hikmahnya bagi yang ditinggalkan.
Paling tidak ada pelajaran dari Mbah Surip, yaitu jangan mudah percaya pada orang lain, bahkan orang yang paling dekat dengan kita. Hati-hati dengan kontrak yang kita hadapi, siapa tahu merugikan kita atau bahkan mencekik dikemudian hari.."

Kamis, 06 Agustus 2009

WS RENDRA "SI BURUNG MERAK" TELAH PERGI


Satu lagi, kekayaan negeri ini pergi, bukan dijual, tapi memang sudah waktunya pergi. Bukan perusahaan bukan pula pulau. Tetapi hiasan yang memperindah negeri ini.
WS. Rendra, Si Burung Merak, seorang tokoh, seniman, bahkan seorang yang memiliki dedikasi tinggi terhadap negeri ini, telah pergi menghadap Sang Khalik.

"Burung Merak" yang bulu ekornya begitu indah ketika mengembang, memberikan keindahan, menghiasi negeri ini. Bulu-bulu merak yang indah menjadi pelipur lara dari keburukan yang ada di sekelilingnya.

Walaupun keindahan bulu Merak menyenangkan, tetapi tetap ada yang merasa terganggu. Maka tak jarang Burung Merak sering menjadi incaran pemburu, yang menginginkan menghentikan kehidupan sang burung. dan memajang bulunya.

Dedikasinya terhadap negeri yang tinggi, tidak bisa diam terhadap keburukan yang terjadi. WS Rendra tidak akan diam, dengan syair-syairnya,  mengkritisi apa yang terjadi. Seperti burung merak yang bulunya indah, menjadi incaran pihak-pihak yang tidak tahan kritik.

Kini "Burung Merak" telah pergi, terbang meninggalkan bulu-bulu, sayap serta ekornya yang indah, untuk menghiasi negeri yang ditinggalkannya. 

Selamat jalan "Burung Merak"... Semoga obsesi dan dedikasimu dapat diteruskan oleh generasi sesudahmu...

Senin, 03 Agustus 2009

MBAH SURIP, Meninggalkan Gendongannya


Inalillahi waina ilaihi roji'un…Umur memang tak bisa ditebak, walaupun kita menggenggam separuh dunia. Kenyataannya memang begitu. Michael Jakson yang ketenarannya telah mendunia pun harus mengikuti sunnatullah, yang tetap menjadi suatu yang ghaib (ada yang menyebut sebagai misteri).
Seorang yang mungkin baru kita kenal, karena lagunya yang fenomenal dan menyajikannya dalam gaya yang eksentrik - Mbah Surip, telah dipanggil oleh yang Maha Kuasa.
Ditengah-tengah ketenarannya yang telah dia rintis dan dia raih, harus ditinggalkannya. Baru saja dia menikmati ketenarannya (orang awam yang baru kenal Mbah Surip mungkin bilang begitu), karena memang baru mencuat melalui iklan kontent telepon seluler.
Bahkan orang mungkin banyak yang heran ketika mengetahui ternyata Mbah Surip bukan sekedar 'gembel', tapi seorang dengan titel akademik yang lumayan tinggi. Mbah Surip (menurut pengakuannya di beberapa media masa) sendiri pernah tinggal di Amerika dan lagu-lagunya banyak terinspirasi oleh kehidupan di sana. Yang cukup mencengangkan, kekayaan terakhir yang tercatat Rp 82 M ( http://www.republika.co.id/berita/66899/Mbah_Surip_Meninggal_Dunia ).
Bagitu cepat Tuhan mengangkat Mbah Surip dalam ketenaran, dengan cepat pula Tuhan memanggilnya.
Adahal yang menarik dari situ, Tuhan telah memberi kesempatan baginya sebelum meninggal untuk menggetarkan lingkungan sekelilingnya. Tuhan memberi kesempatan orang lain mengenalnya.
Sekali lagi kematian merupakan sunatullah yang masih tetap ghaib.
Dan tidak lupa...selamat jalan mbah Surip...orang akan selalu teringat gendonganmu

Minggu, 21 Juni 2009

SATU GURU SATU LAPTOP: Penerapan Pembelajaran Berbasis ICT di SMP Muhammadiyah Gombong

z
Sesuai dengan visinya, Teladan dalam Imtak Terdepan dalam Ipteks, mau tidak mau SMP Muhammadiyah Gombong, harus selalu melakukan inovasi dalam pembelajaran. Terlebih lagi sebagai bagian dari Perserikatan Muhammadiyah, selain memiliki tanggungjawab dakwah, juga memiliki tanggungjawab mencerdaskan dan memajukan umat. Juga dalam menghadapi kemajuan teknologi yang ada dikehidupan masa mendatang.

Salah satu inovasi pembelajaran yang sedang dilakukan adalah Penerapan Pembelajaran Berbasis ICT (TIK). Dalam upaya penerapan pembelajaran berbasis TIK, sebenarnya sudah dirintis sejak 3 tahun yang lalu, dengan dibangunnya laboratorium komputer yang telah terkoneksi dengan internet, yang dapat menampung 25 peserta didik atau satu kelas secara bersama-sama.

Walau masih terbatas pada Mata Ajar TIK dan beberapa guru yang memanfaatkan sebagai media pembelajaran, paling tidak sudah bisa mengenalkan peserta pada teknologi informasi dan komunikasi. Beberapa pengajar juga dapat memanfaatkan untuk melaksanakan KBM ketika ruangan tersebut tidak digunakan untuk kegiatan praktik mata ajar TIK.

Bahkan SMP Muhammadiyah Gombong, sempat mengadakan pelatihan-pelatihan komputer dan pengenalan internet bagi guru-guru Sekolah Dasar dan Perangkat Desa di sekitar Kecamatan Gombong pada bulan Juni dan Juli 2008. Pada tanggal 24 Mei 2009 yang lalu digunakan untuk pelaksanaan Diklat Penentuan Jadwal Sholat dan Arah Kiblat bagi Takmir Masjid, Guru, Pelajar, Mahasiswa dan Umum di sekitar Gombong dan Karanganyar

Untuk lebih memantapkan penerapan pembelajaran berbasis TIK , SMP Muhammadiya Gombong melakukan suatu gebrakan, yaitu Pengadaan Laptop bagi Guru, Satu Laptop Satu Guru. Memang pengadaan laptop tersebut dilakukan dengan cara membeli dengan mengangsur. Namun pihak sekolah bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gombong memberikan subsidi, sehingga tidak terlalu memberatkan para guru.

Mungkin ada pihak yang memandang bahwa tindakan tersebut terlalu muluk. Tetapi untuk menuju suatu kemajuan dan inovasi kebijakan tersebut merupakan langkah tidak salah. Bahkan bisa dikatakan sebagai cara untuk mendorong para guru untuk lebih mengenal-memanfaatkan komputer dan internet sebagai media pendidikan dan tidak hanya tergantung pada buku-buku ajar serta dapat memperkaya materi ajar melalui media internet.

Ke depannya dalam kegiatan pembelajaran guru menggunakan laptopnya masing. Materi pembelajaran yang disampaikan tersimpan didalam laptop dan disampaikan melalui monitor yang terpasang didepan kelas atau menggunakan proyektor. Tidak hanya untuk kegiatan pembelajaran, adminstrasi guru pun dilakukan dengan laptopnya masing-masing.

Memang, jika satu laptop satu siswa sebagai media belajar maupun pembelajaran belum dapat diwujudkan, seperti yang telah terlaksana di Vietnam. Tetapi sebagai media pembelajaran, tepatnya media penyampaian materi kepada siswa disampaikan melalui monitor LCD 40” yang terpasang di depan kelas. Menurut rencana 8 ruang belajar menggunakan monitor, untuk saat ini telah terpasang 4 monitor.

Bagi siswa juga disediakan Pojok Internet, media diluar kelas kelas yang khusus diperuntukan bagi siswa yang akan mengunduh materi pembelajaran atau mengunggah tugas-tugas pelengkap pembelajaran. Bahkan untuk keperluan-keperluan informasi dan komunikasi lainnya.
Akan lebih lengkap lagi akses internet dapat dilakukan melalui hotspot. Perangkat hotspot tengah dipersiapkan, dengan jangkauan +/- 200m. Guru (dan siswa) akan lebih mudah mengakses internet untuk keperluan kegiatan pembelajaran.